Mengapa Poligami Menjadi Idaman?

  • Bagikan

Pernahkah Anda mimpi menikah lagi? Untuk melihat artinya, Anda dapat merujuk ke ladiestory.id. Namun, saya memiliki sebuah kisah berkaitan dengan poligami. Di Baghdad ada seorang lelaki yang menikahi sepupunya. Ia berjanji terhadap istrinya tidak akan menikah lagi dengan wanita lain. Suatu hari datang wanita (berbelanja) ke tokonya. Wanita itu meminta lelaki tersebut agar mau menikahi dirinya.

Lelaki itu pun bercerita apa adanya, bahwa ia telah berjanji kepada istrinya (anak pamannya) untuk tidak akan menikah lagi dengan wanita lain. Tetap wanita itu terus mendesak lelaki tersebut. Ia rela sekalipun hanya digilir satu kali dalam seminggu. Lantas lelaki itu menikahinya.

Delapan bulan telah berlalu, sang istri mulai curiga. Ia heran dengan tingkah suaminya yang berbeda dari sebelumnya. Karena curiga sang istri pun memerintahkan pembantunya untuk menyelidiki suaminya, kemana pun ia pergi.  Saat membuntuti sang majikan lelakinya ia melihatnya masuk ke dalam rumah seorang wanita. Pembantu itu lantas bertanya kepada para tetangga rumah yang dimasukinya.

Para tetangga menjelaskan bahwa lelaki itu telah menikah dengan wanita pemilik rumah tersebut. Lalu si pembantu pulang dan memberitahukan kepada majikan wanitanya tentang hasil penyelidikannya. Setelah mendapat berita dari pembantunya, lantas ia berkata: “Kamu jangan menyebarkan rahasia ini kepada siapapun”.

Ketika suaminya meninggal, ia mengutus pembantunya untuk mengantarkan uang sebanyak 500 dinar kepada wanita yang menjadi istri kedua suaminya. “Pergilah ke rumahnya dan katakan kepadanya: “Semoga Allah SWT menambah pahalamu menjadi lebih besar. Sesungguhnya suamimu telah meninggal. Ia telah meninggalkan uang sebanyak 8000 dinar. Yang 7000 dinar diberikan kepada anaknya. Yang 1000 dinar lagi dibagi dua antara aku (istri pertama) dan kamu (istri kedua)”. Ketika istri keduanya mendapat penjelasan itu, ia menolak pemberian uang dari istri pertama, dan mengirimkan surat. Lalu ia berkata kepada si pembantu: “Kembalikan uang itu kepada majikanmu. Aku tidak akan mengambil maskawin dari lelaki tersebut, dan aku tidak ingin mendapatkan apapun dari dia”.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.