Ketika Agama Berbicara Soal Kecantikan

  • Bagikan

Ikatan seseorang perlu dijalin, dijaga dan ditempatkan pada jalan yang benar. Inilah alasan nikah ditetapkan, supaya laki-laki dan perempuan bisa menyalurkan kebutuhan biologisnya pada tempat yang benar dan halal. Kemudian lahirlah seorang anak yang bisa membangkitkan insting keibuan dari si perempuan dan insting kebapakan dari si laki. 

Dulu, ketika zaman Arab Kuno, tradisi pernikahan memiliki berbagai macam cara yang unik. Sebagian cara tersebut tidak mengindahkan atau menjelekkan eksistensi perempuan sebagai manusia. Contoh saja, seorang perempuan memasang tanda di depan rumahnya. Tanda tersebut untuk memberitahukan “Siapa saja yang ingin bersenggama dengan saya harap kemari”. Nantinya, setelah bersenggema dengan beberapa laki-laki, dan seorang anak lahir, si perempuan yang akan menentukan bapak dari anak tersebut.  

Islam datang tidak membabat habis tradisi lokal. Islam sebenarnya datang untuk mengubah tradisi jelek menistakan manusia menuju tradisi yang memanusiakan manusia.   

Nikah juga merupakan momen sakral menuju masa-masa indah untuk membentuk keluarga yang sakinah. Nikah tidak jauh dari yang namanya jodoh. Namun, biasanya yang menjadi masygul adalah siapa jodohku? Siapa yang pantas menjadi belahan jiwaku? Siapakah wanita yang baik menurut anjuran agama dan sunah nabi?. 

Untung saja ada ulama yang bersungguh-sungguh untuk mengarang kitab yang menjawab segala problem di atas. Nama kitab tersebut adalah “Khithbatun Nisa Wa Tarhib Fiz Zawaj”, karya Mustafa bin Abul Ghaith Abdulhayi. Kitab tersebut diterjemah ke bahasa Indonesia oleh Syaikh Musthafa Adawi dengan judul “Fikih Menjemput Jodoh”. Beliau mengawalinya dengan masalah khitbah terlebih dahulu. 

Sebelum nikah, biasanya didahului oleh khitbah (lamaran). Khitbah adalah tangga menuju pelaminan. Dengannya kita bisa memilih wanita yang cocok menjadi kriteria kita. Bahkan nabi sendiri juga melakukan khitbah sebagaimana disebutkan hadis riwayat Bukhari (5122) ketika nabi meminang putri Umar, Hafshah.  

Lalu bagaimana definisi dari khitbah itu sendiri? Ibnu Athiah dalam Al-Muharrarul Wajiz (II/28) berkata, “Khitbah adalah kalimat, kehendak, dan kelemahan, baik dengan tidakan maupun ucapan, yang dilakukan oleh peminang. Kadang dikatakan: ‘Khathaba yakhthuba khathbah wa khithbatan (ia meminangnya). Kadang juga dikatakan: ‘Rajulun khaththab. Imam Ghazali dalam al-Wajiz (II/3) meninjau sisi hukum dan berkata, “Khitbah adalah sunah”. Ini didukung oleh Imam Nawawie dalam Raudhathuth Thalibin (V/376) dan Syaikh Zakaria al-Anshari dalam Asnal Mathalib (III/115). 

Imam Bukhari pernah berkata (hadis nomor 5090): dari Abu Hurairah, Nabi berkata, “Wanita itu dinikahi sebab empat hal: harta, keturunan, kecantikan, dan agamanya. Pilihlah wanita yang baik agamanya agar kamu beruntung”. Syaikh Mustafa bin Abul Ghaith Abdulhayi memberikan komenter, alasan kecantikan didahulukan dalam hadis di atas adalah sebab kecantikan lebih mampu menenangkan suami, lebih menundukkan pandangannya, dan lebih langgeng kecintaannya.      

Langkah selanjutnya untuk mengentalkan kasih sayang dan rasa cinta diantara pasutri adalah memilih wanita yang bagus dalam beragama, kecantikan, harta, juga garis keturunan wanita yang dilamar. Secara fitrah, manusia condong pada kecantikan dan kesigapan menjaga kehormatan. Oleh sebab itu, disyariatkan ‘nadzar’ (melihat) wanita yang dilamar. Karena ‘nadzar’ tidak saja memberikan informasi terkait agamanya, tetapi guna mengetahui cantik dan tidaknya seorang wanita. Kesimpulannya, meminang atau mengkhitbah bukanlah sebuah permainan, bukan pula puncak kesenangan cinta, bukan pula sekadar mencari sensasi dari orang-orang atas lamaran yang diterima, melainkan sebuah kesunahan, serta anjuran yang sudah ditetapkan oleh sang pembawa syariat kita, yaitu Nabi Muhammad SAW, agar kita terus selalu terjaga dari hal-hal yang dapat merusak silaturahim dalam urusan khitbah.

Berbicara tentang kecantikan, kami teringat dengan D’She d’beauty Aesthetic, sebuah klinik kecantikan Bogor. Ia memiliki motto untuk memberikan pelayanan yang terbaik dan profesional dengan didukung oleh tehnologi perawatan wajah terbaik dan terkini namun tetap terjangkau oleh semua kalangan dengan terus mengembangkan treatment terbaru, menggunakan produk terbaik dan kualitas staff dan terapis yang dapat melayani klien dengan sangat baik, profesional, lebih cepat dan tentunya dengan suasana yang sangat nyaman.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *